+6281231398560
Jl. Monginsidi No. 52 - Candirejo - Magetan
hasanulamaindonesia@gmail.com
Desain tanpa judul (5)

Cara Kaya Ala Sayidina Abdurrahman bin Auf

Home » ARTIKEL  »  Cara Kaya Ala Sayidina Abdurrahman bin Auf
Banyak riwayat yang menggambarkan keutamaan sahabat ini, terutama dalam keterampilannya dalam berbisnis dan berdagang. Lalu, apa rahasia keberhasilan Abdurrahman bin Auf dalam dunia bisnis dan perdagangan sehingga kekayaannya memberikan berkah dan dapat digunakan untuk berinfak di jalan Allah?

Cara Kaya Ala Sayidina Abdurrahman bin Auf

Abdurrahman bin Auf adalah seorang sahabat yang sangat dihormati di sisi Rasulullah Saw. Beliau dikenal sebagai sahabat yang memiliki kekayaan yang melimpah serta pengetahuan yang luas tentang Islam. Menariknya, Abdurrahman bin Auf menjadi satu-satunya sahabat yang pernah menjadi Imam ketika Rasulullah SAW berada di belakangnya. Keahliannya dalam dunia bisnis dan pengumpulan harta merupakan ciri khas yang mencolok dari sosok sahabat ini. Abdurrahman bin Auf juga terkenal karena rela melepaskan kekayaannya yang sangat besar di Mekkah demi mempertahankan keimanan yang mulia. Ia hijrah bersama Nabi menuju Madinah, meskipun sebelumnya ia termasuk sahabat yang sangat kaya di Mekkah. Keputusan tersebut menunjukkan ketulusan hati Abdurrahman bin Auf dalam mengejar ridho Allah SWT. Banyak riwayat yang menggambarkan keutamaan sahabat ini, terutama dalam keterampilannya dalam berbisnis dan berdagang. Lalu, apa rahasia keberhasilan Abdurrahman bin Auf dalam dunia bisnis dan perdagangan sehingga kekayaannya memberikan berkah dan dapat digunakan untuk berinfak di jalan Allah? Kekayaan yang dimilikinya bahkan begitu berlimpah sehingga mungkin tidak akan habis dimakan oleh tujuh generasi. Melalui penelitian lebih lanjut terkait kepribadian Abdurrahman bin Auf, terungkap bahwa beliau memiliki pola pikir yang berbeda dalam berbisnis dan berdagang, dibandingkan dengan sahabat dan pengusaha lainnya. Contohnya, ketika beliau hijrah ke Madinah, ditawarkan berbagai harta dan fasilitas oleh seorang sahabat kaya di Madinah bernama Sa’ad bin Rabi'. Namun, Abdurrahman bin Auf menunjukkan ketegasan batinnya dengan hanya menanyakan di mana pasar. Sa’ad bin Rabi' menunjukkan arah pasar, dan Abdurrahman bin Auf kemudian memulai studi mendalam tentang ekonomi Madinah serta memulai bisnis dari awal. Dalam waktu beberapa bulan saja, beliau menjadi salah satu orang terkaya kedua di Madinah. Dari kisah tersebut, dapat disimpulkan bahwa Abdurrahman bin Auf memiliki pandangan yang unik tentang harta. Ia tidak ingin menjadi penerima, melainkan ingin menjadi pemberi. Meskipun tawaran Sa’ad bin Rabi' bisa membuatnya kaya secara instan tanpa usaha, Abdurrahman bin Auf tahu bahwa kekayaan hasil jerih payahnya memiliki nilai lebih, dan dengan ikhlas, ia menyumbangkan harta tersebut untuk kepentingan berjuang di jalan Allah SWT. Sumber: Darulfithrah.com .